MARI BERSAMA KAMI

DALAM GERAKAN PERUBAHAN DAN PEMBARUAN


Blog ini merupakan media informasi diri resmi dari
Hary Efendi Iskandar

Breaking News

Tuesday, August 19, 2014

Hary Efendi Iskandar: Ciptakan Suasana Harmonis menuju Keluarga Bahagia



Keluarga sakinah mawadah warahmah adalah,  perwujudan keluarga yang didambakan setiap insan dalam membangun bahtera rumah tangga. Untuk mencapainya,  haruslah direncanakan. Karena pencarian pasangan adalah, langkah awal menuju keluarga bahagia.

Itulah,  yang membuat pilihan Hary berlabuh pada Nilla Kristina  yang berprofesi sebagai  dosen di Fakultas Pertanian UNAND Padang. Hal itupun,  sesuai dengan keyakinan dan mimpinya dalam berjuang.

Hary menceritakan, bah­wa dahulunya ia adalah seorang aktivis sosial yang aktif diberbagai LSM begi­tu juga dengan istrinya. Namun,  sete­lah me­nikah barulah ia dan istrinya menjadi dosen di kampus UNAND.

Hingga pengab­dian­­nya­pun,  menanjak saat diper­caya menjadi Sek­retaris PWNU Sumbar menggantikan Husni Kamil Manik yang kini tengah menjabat menjadi Ketua KPU RI.

Bagi Hary, menikah adalah salah satu langkah membuka pintu rezeki. Pintu rezeki,  akan di­bukakan Allah SWT selebar-lebar bagi orang yang telah menikah.

Hal itu juga terjadi,  saat Hary dan istrinya te­ngah berjuang ku­liah di UGM Jog­ja­karta. Hary ku­liah di Pas­ca­sar­jana pro­gram se­­jarah ilmu budaya,  se­dang­kan is­trinya di Pas­ca­­­sarjana prog­­ram ag­ro­nomi per­tanian.

Bahkan kedua a­nak­­­­­nya, Nabilla dan Na­zief se­dang berusia dibawah lima ta­hun ikut ber­sa­manya tinggal semen­tara waktu di Jogjakarta. Namun,  tekad dan keya­kinan­nya maka sam­pailah mendapat gelar mas­ter bersama istri­nya.

Walaupun dahulu,  masa kuliah sama-sama aktif di HMI cabang Padang. Namun hal itulah,  yang mem­buat Hary dan Nilla sa­ling pengertian dan saling per­caya yang dilan­dasi de­ngan nilai-nilai agama dalam mem­bangun bahtera rumah tangga. Tidak heran,  setiap harinya dipe­nuhi kegiatan akti­vitas­nya dengan berbagai agenda sosial.

“Suasana kebatinan saling percaya adalah,  kunci dalam membina rumah tangga. Ten­tunya,  berdasarkan support dan dukungan dalam mengga­pai cita-cita. Sehingga,  dalam rumah tangga tak jarang saya dan istri sebagai mitra yang saling membangun yang biasa bermusyawarah mencapai mufakat”  kata sekretaris MAW PBHI Sumbar ini.

Dikatakannya, selain itu ia membangun bahtera rumah tangganya dilandaskan pada tak ada batasan antara istri dan anak. Sehingga,  suasana menjadi cair, terbuka, dan bersahabat yang menciptakan harmonisasi kehidupan. Ma­ka­nya,  pandai membagi waktu adalah kunci keper­cayaan ditengah kesibukannya sebagai aktivis sosial dan pengajar.

Meski teramat sibuk, menjadi dosen di Fakultas Sastra dan Ilmu Budaya dan kegiatan sosial-ke­masya­rakatan  lainnya. Namun,  keseimbangan juga meru­pakan kunci kebahagiaan, dengan tidak melupakan keluarga walaupun sesibuk-sibuknya. Dengan sikap me­menuhi kebutuhan materil dan rohaniyah si anak.

Sedangkan,  saat ber­kumpul dengan keluarga adalah momen yang takkan bisa dilupakannya. Waktunya adalah,  saat liburan. Dia akan menghabiskan seluruh waktu­n­ya,  untuk keluarga, men­curahkan perhatian dan segala kerinduannya pada keluarga dan anak-anaknya.

Walaupun begitu Hary tidak memungkiri juga, pernah terjadi gelombang-gelombang dalam rumah tangga. Seperti gembira, sedih dan haru atau perselisihan pendapat. Ka­rena,  dibesarkan pada ke­luarga yang berbeda dan suasana yang berbeda juga.

Namun solusi baginya adalah,  mencoba untuk ko­munikasi, loby, dan merayu untuk mendapatkan kembali hati yang telah jauh yang diramu dengan nuansa-nuansa akademik. Maka tak heran,  jika harry sering memberikan suprise ataupun hadiah yang tanpa diduga-duga oleh istri dan anak-anaknya yang prin­sip­nya menyenangkan hati menyebabkan suasana ke­luarga menjadi cair kembali.

“Anak-anak adalah ama­nah, untuk itu penting mem­berikan  pengamalan agama sehari-hari. Dengan pen­didi­kan agama,  maka sang anak akan terarah masa depannya” ungkap Wakil Direktur Pusat Studi Humaniora UNAND ini.

Kebersamaan mereka di waktu libur, selalu diisi untuk liburan yaitu disaat sabtu dan minggu dan liburan. Hary dan keluarga,  biasa mengunjungi tempat-tempat sejarah baik saat di Jogja maupun di Sum­bar. Selain itu, ia sering me­ngajak ke pantai dan  wisata kuliner  pantai seperti menyu­kai gorengan ikan bakar dan sala lauak. (h/lex)

http://www.harianhaluan.com/index.php/anak-a-keluarga/25364-ciptakan-suasana-harmonis-menuju-keluarga-bahagia

No comments:

Post a Comment

Mohon tidak memberi komentar yang sarat pelanggaran SARA. Terima kasih.

Designed By